Pasar pemurni air Malaysia tersegmentasi berdasarkan teknologi, pengguna akhir, saluran distribusi, dan portabilitas. Menurut teknologi yang berbeda, pasar pemurni air Malaysia dibagi menjadi pemurni air ultraviolet, pemurni air osmosis terbalik, dan pemurni air gravitasi. Di antara ketiganya, segmen RO mendominasi pangsa pasar utama pada tahun 2021 dan diperkirakan akan mempertahankan posisi dominannya selama periode perkiraan. Sistem pemurnian air RO banyak diadopsi di seluruh negeri karena kinerjanya yang tinggi, konsumsi daya yang rendah, dan inovasi teknologi yang berkelanjutan. Namun, selama periode perkiraan, pertumbuhan pasar pemurni air Malaysia diperkirakan akan menurun di sektor pemurni air berbasis UV dan gravitasi. Dibandingkan dengan pemurni air RO, pemurni air UV memiliki efisiensi dan efektivitas biaya yang lebih rendah, yang meningkatkan tingkat adopsi pemurni air RO di kalangan kelompok berpenghasilan rendah.
Sumber daya alam terpenting untuk menopang kehidupan adalah air. Akibat ekspansi industri dan pembuangan air limbah yang tidak diolah ke badan air, kualitas air telah menurun, dan kandungan bahan kimia berbahaya seperti klorida, fluorida, dan nitrat dalam air tanah semakin meningkat, yang menyebabkan meningkatnya kekhawatiran terhadap kesehatan. Selain itu, karena meningkatnya proporsi air yang tercemar, meningkatnya jumlah kasus berbagai penyakit yang ditularkan melalui air seperti diare, hepatitis, dan cacing gelang, serta meningkatnya permintaan akan air minum yang aman, ekspansi pasar pemurni air di Malaysia diperkirakan akan semakin cepat.
Menurut pengguna akhir, pasar terbagi menjadi sektor komersial dan perumahan. Selama periode perkiraan, sektor bisnis akan tumbuh dengan laju moderat. Hal ini disebabkan oleh peningkatan jumlah kantor, sekolah, restoran, dan hotel di seluruh Malaysia. Namun, pasar perumahan mendominasi pasar. Hal ini disebabkan oleh memburuknya kualitas air, percepatan urbanisasi, dan lonjakan angka kejadian penyakit yang ditularkan melalui air. Pemurni air semakin populer di kalangan pengguna perumahan.
Dibagi menjadi toko ritel, penjualan langsung, dan daring sesuai dengan saluran distribusi. Dibandingkan dengan bidang lain, sektor toko ritel menyumbang pangsa terbesar pada tahun 2021. Hal ini karena konsumen memiliki kedekatan yang tinggi dengan toko fisik, karena dianggap aman dan memungkinkan konsumen untuk mencoba produk sebelum melakukan pembelian. Selain itu, toko ritel juga memiliki keuntungan tambahan berupa kepuasan instan, yang semakin meningkatkan popularitasnya.
Berdasarkan portabilitas, pasar terbagi menjadi tipe portabel dan non-portabel. Selama periode perkiraan, pasar portabel akan tumbuh dengan laju moderat. Personel militer, penggemar berkemah, pendaki, dan pekerja yang tinggal di daerah dengan air minum yang buruk semakin banyak menggunakan pemurni air portabel, yang diperkirakan akan mendorong perluasan bidang ini.
Akibat pandemi COVID-19, eksportir dari negara maju dan berkembang menghadapi banyak kesulitan. Prosedur blokade dan jam malam yang diterapkan secara global telah berdampak pada produsen pemurni air domestik dan asing, sehingga menghambat ekspansi pasar. Oleh karena itu, pandemi COVID-19 berdampak negatif pada pasar pemurni air Malaysia pada tahun 2020, menyebabkan penurunan penjualan perusahaan dan penghentian operasional.
The main participant in the market analysis of water purifiers in Malaysia is Amway (Malaysia) Limited. Bhd., Bio Pure (Elken Global Sdn. Bhd.), Coway (Malaysia) Sdn Bhd. Limited, CUCKOO, International (Malaysia) Limited Bhd., Diamond (Malaysia), LG Electronics Inc., Nesh Malaysia, Panasonic Malaysia Sdn. Bhd., SK Magic (Malaysia).
Temuan utama penelitian:
- Dari perspektif teknis, segmen RO diperkirakan akan menjadi kontributor terbesar bagi pasar pemurni air Malaysia, mencapai $169,1 juta pada tahun 2021 dan $364,4 juta, dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan sebesar 8,5% dari tahun 2022 hingga 2031.
- Berdasarkan perhitungan pengguna akhir, sektor perumahan diperkirakan akan menjadi kontributor terbesar bagi pasar pemurni air Malaysia, mencapai $189,4 juta pada tahun 2021 dan $390,7 juta pada tahun 2031, dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan sebesar 8,0% dari tahun 2022 hingga 2031.
- Berdasarkan berbagai saluran distribusi, departemen ritel diperkirakan akan menjadi kontributor terbesar bagi pasar pemurni air Malaysia, mencapai $185,5 juta pada tahun 2021 dan $381 juta, dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan sebesar 7,9% dari tahun 2022 hingga 2031.
- Berdasarkan portabilitas, segmen non-portabel diperkirakan akan menjadi kontributor terbesar bagi pasar pemurni air Malaysia, mencapai $253,4 juta pada tahun 2021 dan $529,7 juta pada tahun 2031, dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan sebesar 8,1% dari tahun 2022 hingga 2031.
Waktu posting: 25 Oktober 2023
